Rabu, 15 Juli 2009 13:40 WIB News Share :

Telekonferensi SBY tak lampaui wewenang KPU

Jakarta–Ketua Tim Kampanye Nasional Hatta Radjasa mengatakan, telekonferensi antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan para kepala daerah pada tanggal 7 Juli lalu tidak melangkahi wewenang KPU.
Seperti diberitakan, pada acara telekonferensi tersebut, SBY menghimbau agar Pemilu Presiden dilaksanakan dengan baik. Di lain pihak Bawaslu berpendapat, tugas tersebut merupakan wewenang KPU.

“Perpres No 4/2009 memungkinkan pemerintah dan pemerintah daerah memberikan dukungan logistik, transportasi, dan lainnya agar pilpres berjalan lancar,” ujar Hatta kepada wartawan, Rabu (15/7) di kantor Bawaslu, Jakarta.

Turut mendampingi Hatta, antara lain Wakil Ketua Timkamnas Djoko Suyanto, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Marzuki Alie, Ketua DPP Max Sopacua, dan Koordinator Hukum dan Advokasi Timkamnas Amir Syamsuddin.

Hatta, yang datang ke Bawaslu dengan mobil dinas negara, menolak bahwa ketua dewan pembina Partai Demokrat tersebut mangkir terhadap panggilan Bawaslu.

“Pak SBY saat ini mempunyai tugas negara di Samarinda, yakni menghadiri peringatan puncak Hari Koperasi,” ujarnya.

Kompas/fid

lowongan pekerjaan
NUSANTARA SAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….