Rabu, 15 Juli 2009 13:08 WIB News Share :

Prabowo ikrar setia Gerindra pada PDIP

Jakarta--Meski diprediksi kalah dalam Pilpres 2009, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan partainya akan tetap setia kepada PDIP untuk terus bersama-sama melakukan perjuangan. Gerindra akan tetap bersama PDIP baik di saat susah maupun senang.

“Partai Gerindra akan setia pada sekutunya PDI Perjuangan. Kita akan bersama-sama di saat indah dan di saat suram, di saat gembira dan di saat¬† sedih,” kata Prabowo dalam kata sambutannya di Rakernas VI PDIP di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jaksel, Rabu (15/7).

Ikrar Prabowo tersebut disampaikan di depan Ketua Umum PDIP yang juga pendampingnya dalam Pilpres 2009, Megawati Soekarnoputri, jajaran Dewan Pertimbangan Pusat PDIP, pimpinan-pimpinan DPP maupun DPD.

Prabowo bercerita, alasan ia dan partainya memilih PDIP sebagai mitra koalisi dalam Pilpres lalu, adalah bukan karena alasan pragmatis, tetapi ideologis.

“Gerindra beraliansi dengan PDIP bukan atas dasar pragmatisme, tapi atas dasar ideologi. Kami juga ingin jadi penerus cita-cita proklamator Bung Karno dan Bung Hatta,” kata Prabowo yang disambut riuh tepuk tangan para hadirin.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga berkomentar soal lirik lagu Mars PDIP yang dinilainya sesuai dengan cita-cita Gerindra.

“Dalam lagu Mars tadi, dibilang berjuang menghapus kemiskinan. Itu juga cita-cita kami terhadap Indonesia. Dan juga menjadikan Indonesia bangsa yang tidak didikte negara lain. Bukan Indonesia yang meng-outsourcing-kan pemilu kepada lembaga asing,” kata Prabowo berapi-api.

dtc/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…