Rabu, 15 Juli 2009 10:44 WIB News Share :

Menkes tolak tawaran vaksin flu babi

Jakarta–Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, menolak saat ditawari ‘produk’ vaksin flu babi. Selain tamiflu masih bisa diandalkan, vaksin flu babi yang ditawarkan juga belum diuji klinis.

“Saya sudah ditawari vaksin dari beberapa perusahaan tapi saya tolak, karena belum dilakukan uji klinis, selain itu di Indonesia tamiflu masih efektif tidak ada resisten,” ujar Siti saat berbincang dengan wartawan di rumahnya, Jalan Denpasar No 14, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7).

Negara maju seperti Amerika, Siti menuturkan, sudah memesan vaksin flu babi dalam jumlah besar. Tinggal menunggu pengirimannya saja seusai uji klinis.

“Amerika sudah menyiapkan US$1 miliar untuk membeli vaksin flu babi, tapi sedang menunggu tahap uji klinis,” tutur Siti.

Apabila wabah flu babi terus merebak, Siti akan melakukan langkah sama dengan yang diterapkan Departemen Kesehatan Amerika, melarang penderita flu babi keluar rumah. Dengan cara ini pasien dapat dirawat intensif sampai sembuh, tanpa menularkan ke orang lain.

“Kalau sudah terlalu banyak penderita dan kita sudah tidak kuat lagi membantu, kita niru Amerika saja, siapa yang sakit duduk di rumah memakai masker dan tidak usah jalan-jalan ke mal,” kata Siti.

dtc/fid

PT.INDUKTORINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



Kolom

GAGASAN
Kemanusiaan Keluarga Polk

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/9/2017). Esai ini karya Anindita S. Thayf, seorang novelis dan esais yang tinggal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah bambu_merah@yahoo.com. Solopos.com, SOLO¬†— Persekusi terhadap warga Rakhine etnis Rohingya di Myanmar…