Rabu, 15 Juli 2009 12:17 WIB News Share :

AS kirim 5 kapal perang ke Indonesia

Jakarta–Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan, Amerika Serikat (AS) akan mengikutsertakan lima kapal perangnya dalam parade kapal perang internasional Indonesia (Indonesian Fleet Review/IFR), pada 17-19 Agustus 2009.

“Semula AS akan kirim dua kapal perangnya. Namun konfirmasi terakhir menjadi lima kapal perang,” katanya, di Jakarta, Rabu (15/7), tentang persiapan akhir IFR 2009 di Manado, Sulawesi Utara.

Lima kapal perang AS terdiri atas kapal induk George Washington dan empat lainnya merupakan perang jenis perusak (destroyer).

Selain AS, 31 negara lainnya seperti negara-negara  ASEAN, China, Pakistan, Eropa, Prancis, Inggris, Jepang dan Rusia juga akan mengirimkan kapal perangnya sehingga diperkirakan ada 50 kapal perang yang akan ikut dalam IFR 2009.

Indonesia dalam kegiatan itu akan mengikutsertakan 10 kapal perangnya.

“Ini merupakan kebanggaan tersendiri dapat menyelenggarakan IFR dengan peserta yang cukup banyak yakni 32 negara dengan hampir 50 kapal perang,” kata Kasal Tedjo.

Selain parade kapal perang (fleet review), juga ada lintas layar (sail pass), yacht rally Darwin (Australia) ke Manado, lintas terbang (fly pass), kirab kota, dan bakti sosial.

Pelaksanaan Parade Kapal Perang Indonesia kali pertama diselenggarakan pada Peringatan 50 Tahun Kemerdekaan Indonesia pada tahun 1995, dan baru kembali diselenggarakan pada pertengahan Agustus 2009. Ini juga merupakan keikutsertaan AS yang kedua kalinya.

Kasal menambahkan, kegiatan IFR 2009 tersebut sekaligus menunjukkan keberadaan Indonesia sebagai negara maritim yang besar, dimana 2/3 wilayah Indonesia adalah perairan.

Selain itu, melalui IFR 2009 dapat pula ditingkatkan kerja sama atas dasar saling menghormati dan menghargai antarnegara, khususnya angkatan laut masing-masing negara.

Pembukaan IFR 2009 rencananya akan dipimpin langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

ant/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…