Rabu, 15 Juli 2009 18:04 WIB Hukum Share :

2 Pemain sepakbola tak bisa penuhi panggilan polisi

Solo (Espos)–Dua pemain sepakbola Nova Zaenal dan Bernard Mamadou yang menjadi tersangka kasus kericuhan sepakbola tidak bisa memenuhi panggilan penyidik Poltabes Solo yang diagendakan, Kamis (16/7) ini.

Polisi memanggil dua tersangka tersebut untuk pelimpahan tahap II ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo setelah berkas kasus tersebut dinyatakan lengkap (P21).

Diketahui, Nova Zaenal berada di Tangerang dan Mamadou kembali ke negaranya di Liberia.

“Sudah ada kontak dengan Nova. Akan datang tapi bukan tanggal itu. Sedangkan Mamadou ada di Liberia,” ungkap Kasatreskrim Kompol Suharyanto mewakili Kapoltabes Solo Kombes Pol Joko Irwanto saat dihubungi Espos, Rabu (15/7).

Dia mengungkapkan, pihaknya akan menunggu perkembangan kasus tersebut, termasuk berkoordinasi dengan manajer Gresik United (GU) untuk mendatangkan Mamadou.

Kapoltabes menjelaskan, keberadaan Mamadou memang berada di Liberia. Mengenai kemungkinan melakukan pemanggilan terhadap Mamadou melalui Interpol dengan mengirimkan red notice, dia menyatakan, pihaknya belum dapat memastikan hal tersebut.

“Nanti kami lihat lagi perkembangannya seperti apa. Kami juga berkoordinasi dengan pihak manajernya,” kata Joko.

dni

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…