Selasa, 14 Juli 2009 12:14 WIB Internasional Share :

WHO
Pekerja medis lebih dulu di vaksin flu babi

Jenewa–Penyebaran virus flu H1N1 (flu babi) kian tak terbendung. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau negara-negara untuk lebih dulu mengimunisasi para pekerja medis saat vaksin flu babi telah tersedia. Ini bertujuan untuk menjaga integritas sistem kesehatan di tengah pandemi flu babi.

Demikian disampaikan pejabat WHO, Marie-Paule Kieny seperti dilansir Xinhua , Selasa (14/7).

“Terlebih dahulu, para pekerja medis harus diimunisasi di seluruh negara guna memelihara berfungsinya sistem kesehatan seiring berkembangnya pandemi,” kata direktur Inisiatif Riset Vaksin WHO itu.

Dikatakan Kieny, semua negara perlu mendapat akses untuk vaksin flu babi. Namun mengingat fakta bahwa tiap negara memiliki situasi wabah flu babi yang berbeda, maka tiap negara berhak membuat keputusan mengenai strategi vaksinasi.

Namun meski begitu diingatkan Kieny, semua negara seharusnya menjadikan program imunisasi bagi para pekerja medis sebagai prioritas utama. Apalagi pasokan vaksin pada awalnya nanti tidak akan mencukupi. Karena itu selain pekerja medis, wanita hamil dan pasien dengan kondisi medis yang kronis juga harus diprioritaskan untuk mendapatkan vaksin. Sebab mereka lebih berisiko mengalami flu babi parah dan bahkan kematian.

Saat ini sejumlah perusahaan obat telah mulai memproduksi vaksin flu babi untuk diuji klinis. Namun program vaksinasi flu babi baru akan bisa dilakukan pada September atau Oktober mendatang.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…