Selasa, 14 Juli 2009 16:59 WIB Ekonomi Share :

Pemkot bahas SOTK direksi BKK merger

Solo (Espos)–Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mempertimbangkan penyusunan struktur organisasi tata kerja (SOTK) direksi Badan Kredit Kecamatan (BKK) Pasar Kliwon, akan dilakukan sedikit berbeda dengan ketentuan dalam Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Tengah No 19 tahun 2002 tentang Perusahaan Daerah (PD) BKK di Provinsi Jateng.

Hal itu dimaksudkan agar kinerja BKK Pasar Kliwon yang merupakan hasil merger dari lima BKK di Kota Solo tersebut bisa efisien.

Demikian dikemukakan Kasubbag Pengembangan Usaha Daerah Bagian Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kota Solo, Dharsono ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (14/7).

“Rencananya di jajaran direksi BKK hasil merger tersebut akan terdiri atas lima pejabat, yakni direktur utama, wakil direktur atau direktur operasional dan tiga bidang yaitu sekretariat, pemasaran dan pelayanan. Namun untuk penentuan jabatan-jabatan tersebut hingga sejauh ini masih dalam pembahasan,” ungkap Dharsono mewakili Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Perekonomian Setda Kota Solo, Asih Widodo.

Dharsono menuturkan penyusunan SOTK direksi BKK merger tersebut dimungkinkan sedikit berbeda dari ketentuan Perda Provinsi Jateng No 19 tahun 2002 tentang Perusahaan Daerah BKK di Provinsi Jateng.Sebab Pemkot Solo berharap penyusunan SOTK tersebut dapat menjadi lebih efisien dan kaya fungsi.

“Untuk penambahan staf juga akan disesuaikan dengan kondisi keuangan BKK saat ini,” imbuhnya.

sry

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…