Selasa, 14 Juli 2009 11:20 WIB News Share :

Depkeu-Bappenas luncurkan pedoman reformasi penganggaran

Jakarta–Direktorat Jenderal (Ditjen) Anggaran Departemen Keuangan (Depkeu) dan Bappenas meluncurkan Buku Pedoman Reformasi Perencanaan dan Penganggaran yang akan menjadi acuan bagi seluruh kementerian/lembaga (K/L) dalam melaksanakan reformasi.

“Buku pedoman ini akan menjadi acuan reformasi perencanaan dan penganggaran bagi seluruh K/L sehingga langkah dan tahapannya lebih terstruktur, sistematis dan komprehensif,” kata Dirjen Anggaran Depkeu, Any Ratnawati saat peluncuran buku itu di Gedung Dhanapala Depkeu, Jakarta, Selasa (14/7).

Hadir dalam acara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta, dan Deputi Pembiayaan Bappenas Lukita D. Tuwo.

Menurut Any, reformasi perencanaan dan penganggaran merupakan pelaksanaan amanat 3 UU Bidang Keuangan Negara dan UU tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Pada 2005, penerapan UU itu antara lain dengan menggabungkan dokumen anggaran rutin dan anggaran pembangunan.

“Daftar Isian Pelaksanaan (DIP) yang tadinya terpisah antara anggaran rutin dan pembangunan digabung menjadi satu yang saat ini dikenal dengan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA),” katanya.

Menurut dia, pelaksanaan pedoman perencanaan dan penganggaran dapat mengatasi kelemahan sebelumnya yaitu kurang disiplin dalam perencanaan dan penganggaran, ketidaksinambungan fiskal khususnya anggaran pembangunan, kurangnya transparansi, dan masih lemahnya tingkat akuntabilitas.

ant/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…