Senin, 13 Juli 2009 13:28 WIB Ekonomi Share :

Selama liburan, penumpang KA naik 25 persen

Jakarta–Jumlah penumpang yang menggunakan jasa kereta api (KA) pada liburan sekolah dan pemilihan umum (pemilu) lalu naik sekitar 25 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang pada hari biasa.

Kepala Humas PT KA Daerah Operasi (Daops) I Jakarta, Sugeng Priyono, di Jakarta, Senin (13/7) mengatakan, puncak jumlah penumpang KA terjadi pada Minggu (12/7).

“Liburan saat ini luar biasa. Maksudnya selain libur sekolah juga bersamaan dengan pemilu. Dengan demikian banyak masyarakat yang menggunakan jasa kereta,” katanya.

Menurut dia, pada hari biasa, jumlah masyarakat yang menggunakan jasa ketera api di wilayah Daops I Jakarta antara 30-32 ribu penumpang per hari sedangkan pada puncak arus balik liburan mencapai 40 ribu penumpang per hari.

Mantan Kahumas PT KA Daops VIII Surabaya itu menambahkan, secara umum tujuan penumpang KA adalah wilayah yang banyak tempat wisatanya serta kota-kota yang banyak terdapat tempat pendidikan mulai dari tinggkat SMA hingga perguruhan tinggi.

“Tujuan mereka paling banyak ke kota-kota besar di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur seperti Solo, Surabaya termasuk Yogyakarta. Semuanya juga tahu, kota-kota itu banyak tempat wisata maupun tempat pendidikan,” katanya.

Dalam mengangkut penumpang KA selama masa liburan sekolah dan pemilu lalu yang melonjak itu, Daops I Jakarta menambah jumlah keberangkatan terutama bagi KA Argo Lawu jurusan Solo-Jakarta sebanyak tiga kali.

Ia menambahkan meski ada kereta yang anjlok yakni KA Agro Anggrek di wilayah Batang Jawa Tengah, secara umum tidak mempengaruhi jadwal pemberangkatan kereta. Hanya saja ada dua kereta yang dialihkan menggunakan jalur selatan.

Sebelumnya Kepala Stasiun Senin Barosad mengatakan, jumlah penumpang terutama untuk kelas ekonomi selama liburan dan pemilu meningkat lebih dari 30 persen.

“Pada hari biasa jumlah penumpang sekitar 6.000 orang, namun saat liburan penumpang meningkat antara 8.000-9.000 per hari,” katanya.

Menurut dia, guna mengatasi lonjakan penumpang, Stasiun Senen menambah rangkaian gerbong kereta. Biasanya dalam satu rangkaian terdiri 7-8 gerbong dan pada saat liburan ditambah menjadi 10 gerbong.

ant/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
DIBUTUHKAN TENAGA JAHIT, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…