Senin, 13 Juli 2009 15:52 WIB Ekonomi Share :

Hadapi puasa dan Lebaran, Depdag perketat pengawasan barang

Jakarta–Sebagai antisipasi potensi gangguan distribusi barang yang berdampak pada ancaman lonjakan harga kebutuhan pokok, pihak departemen perdagangan (depdag) akan mengetatkan pengawasan barang memasuki periode puasa-lebaran.

“Memasuki puasa dan Lebaran kita akan lebih pada fokus pada distribusi barang,” kata Direktur Pengawasan Barang Beredar Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Depdag Inayat Iman di gedung Depdag, Jl Ridwan Rais, Senin (13/7).

Inayat menjelaskan selama ini pihaknya terus melakukan pengawasan barang di dalam negeri, termasuk dalam hal distribusi maupun kualitas barang.

Ia pun membantah langkah pengawasan barang hanya dilakukan menjelang hari-hari besar seperti pengawasan terhadap barang-barang/makanan kaduluarsa dan lain-lain.

“Pengawasan kita dilakukan dimana pun, kapan pun,” katanya.

Ia mencontohkan selama paruh tahun 2009 ini, Depdag melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) telah banyak melakukan pengawasan barang diberbagai tempat di Indonesia termasuk di wilayah-wilayah perbatasan Diantaranya dibeberapa kota besar seperti Medan, Padang, Surabaya, Balikpapan, Nunukan dan lain-lain.

“Temuannya sedang ditindaklanjuti oleh PPNS daerah, sementara waktu ada dugaan untuk produk baja banci, non standar misalnya diameternya, semen putih, barang elektronik dan lainnya,” ucapnya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…