Minggu, 12 Juli 2009 21:10 WIB Sukoharjo Share :

Koalisi 13 partai sepakat berlanjut ke Pilkada 2010

Sukoharjo (Espos)–Koalisi 13 partai politik (Parpol) yang tergabung dalam forum lintas partai (FLP) Sukoharjo dipastikan akan berlanjut hingga Pilkada Bupati Sukoharjo 2010 mendatang. FLP bahkan, menyatakan siap mengusung calon sendiri.

Pernyataan itu ditegaskan Koordinator FLP Sukoharjo, Eko Raharjo kepada wartawan, Minggu (12/7) di sela-sela jumpa pers di RM Manunggal Roso, Grogol.

“Sebelum Pilpres kami sudah membuat kesepakatan, intinya kami akan tetap bersatu hingga Pilkada 2010, tidak menutup kemungkinan kami akan maju dengan calon sendiri,” ungkapnya.

Dia mengatakan, kendati FLP tidak memiliki kursi di parlemen namun dengan modal suara 15 % atau sekitar 45.000 suara yang diperoleh pada Pileg lalu, pihaknya optimistis bisa mengusung kandidat pada pencalonan Bupati 2010 mendatang. Sejauh ini, lanjutnya, sudah ada dua tokoh yang berancang-ancang maju dalam bursa Pilkada  Sukoharjo yang tertarik dan menjalin komunikasi dengan FLP.

“Kami belum bisa menyebut siapa tokohnya, tapi dua tokoh itu dari kalangan militer dan politikus. Hanya saja, yang jelas calon yang akan kami usung tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tapi juga harus memiliki kecerdasan emosional dan spiritual,” ujarnya.

Dia menambahkan, 13 Parpol peserta koalisi yang tergabung dalam FLP yakni Parpol, PPI, PBR, Patriot, PPRN, PDP, PIS, PNI Marhaenisme, PPD, Pelopor, Republikan, Barnas, Partai Buruh dan PBB.

“Sejauh ini FLP tetap solid hingga Pilkada mendatang dan kami juga tidak menutup kemungkinan bisa merekrut partai lain yang saat ini sudah memiliki kursi,” imbuhnya.

m78

LOWONGAN PEKERJAAN
Administrasi ( Wanita ) & Manager ( Pria), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…