Sabtu, 11 Juli 2009 13:59 WIB News Share :

Perairan selatan Jateng-DIY berbahaya

Cilacap–Ketinggian maksimal gelombang di perairan selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Minggu (12/7) diprakirakan mencapai 3,5 meter sehingga berbahaya bagi pelayaran.

“Tinggi maksimal gelombang di perairan selatan Jateng dan DIY pada Minggu diprakirakan berkisar antara 2,5-3,5 meter. Kondisi ini berbahaya bagi semua jenis kapal,” kata prakirawan Stasiun Meteorologi Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Sabtu (11/7).

Menurut dia, ketinggian gelombang di wilayah pantai berkisar 0,8-2,5 meter dengan kecepatan angin 22-40 kilometer per jam yang bertiup dari arah timur hingga tenggara.

Sementara ketinggian gelombang di Samudera Hindia, kata dia, berkisar antara 1,5-3,5 meter dengan kecepatan angin 30-50 km/jam yang bertiup arah timur hingga tenggara.

“Keadaan cuaca di perairan selatan Jateng dan DIY umumnya cerah hingga berawan,” katanya.

Terkait dengan hal itu, dia mengatakan, bagi wisatawan yang ingin menghabiskan hari terakhir libur sekolah dengan berwisata di pantai, diimbau untuk waspada terhadap gelombang tinggi dan tidak berenang di pantai.

Sementara di wilayah daratan Jateng dan DIY, dia mengatakan, umumnya cerah hingga berawan dengan kecepatan angin 5-30 km/jam yang bertiup dari arah timur hingga tenggara.

“Suhu udara di wilayah Jateng dan DIY berkisar 21-31 derajat Celcius dan kelembaban berkisar antara 60-95 persen,” katanya.

ant/fid

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komunisme dan Logika Kita

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (23/9/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, seorang editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Mungkin kita pernah membaca pernyataan bahwa adanya kemiskinan dan ketimpangan ekonomi…