Sabtu, 11 Juli 2009 14:34 WIB News Share :

Pengamat
Agar jadi oposisi, PD tolak akomodasi Golkar

Jakarta–Setelah hampir dipastikan kalah di Pilpres 2009, Partai Golkar diprediksi akan merapat ke Partai Demokrat (PD). Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebaiknya tidak mengakomodir agar Golkar menjadi partai oposisi.

“Golkar kan tidak pernah jadi oposisi, ada baiknya jika SBY tak memberi ruang untuk Golkar untuk menjadi pengontrol pemerintah,” kata pengamat politik M Qodhari, Sabtu (11/7/2009).

Sebagai pengganti Golkar, kata Qodhari, SBY bisa menarik PDIP dalam koalisi parpol pendukungnya. Dalam pemerintahan, SBY dinilai membutuhkan partai berlambang banteng itu.

“PDIP kan nasionalis dan ada berbagai unsur seperti keagamaan dan sosial. SBY akan butuh PDIP,” kata pria yang menjadi dosen di Universitas Indonesia itu.

Tim kampanye nasional JK-Wiranto, Fahmi Idris sebelumnya mengatakan, tidak ada pilihan lain untuk Golkar selain merapat ke SBY. Jika menjadi oposisi, partai yang didominasi warna kuning itu akan linglung karena tidak berpengalaman.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…