Sabtu, 11 Juli 2009 20:20 WIB News Share :

Dinkes DIY pertimbangkan status KLB flu babi

Yogyakarta–Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mempertimbangkan pengajuan status keadaan luar biasa (KLB) flu babi, setelah ada enam orang yang dicurigai (suspect) flu babi di provinsi ini.

“Saat ini kami masih menunggu perkembangan dari hasil pemeriksaan laboratorium, karena kelima pasien yang dirawat di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta baru suspect, belum ada kepastian apakah positif terjangkit flu babi,” kata Kepala Dinkes DIY dr Bondan Agus Suryanto, Sabtu (11/7).

Menurut dia, jika nanti diperoleh hasil tes yang positif terhadap mereka yang suspect flu babi itu, pihaknya akan segera mengajukan usulan KLB ke Departemen Kesehatan (Depkes) untuk penanganan dan tindakan lebih lanjut.

“Kalau hasil tes memang positif atau mengarah positif, kami akan mengajukan usulan status KLB ke Depkes, untuk penanganan selanjutnya dan prosedur yang harus dilakukan,” katanya.

Ia mengatakan untuk saat ini sebagai langkah antisipasi pihaknya telah melakukan penyelidikan epidemilogi dan memeriksa orang-orang yang pernah kontak atau berhubungan dengan para suspect flu babi itu.

“Kami telah melakukan langkah antisipasi, dan mereka yang pernah kontak langsung dengan orang-orang suspect flu babi telah kami periksa dan diberi obat tamiflu,” katanya.

Bondan mengatakan beberapa orang yang dikhawatirkan akan menularkan virus flu babi tersebut untuk saat ini juga diminta untuk sementara tidak keluar rumah, dan mereka terus dipantau perkembangan kesehatannya.

“Mereka yang dikhawatirkan akan menularkan virus flu babi kami minta untuk tidak pergi ke sekolah atau bekerja sampai kondisinya benar-benar dinyatakan sehat,” katanya.

Ia mengatakan pihaknya juga telah melakukan observasi ke sejumlah tempat yang selama ini pernah disinggahi oleh mereka yang dinyatakan suspect flu babi, seperti puskesmas maupun sekolah dan tempat-tempat lainnya.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…