Jumat, 10 Juli 2009 15:03 WIB News,Pendidikan Share :

Tahun ini Depdiknas akan rekrut 727.000 guru

Jakarta–Untuk menyeimbangkan antara suplai dan kebutuhan guru, mulai tahun ini Departemen Pendidikan Nasional akan melakukan perekrutan hingga mencapai 727.000 guru pada 2014 mendatang.

Angka tersebut di luar jumlah guru-guru kejuruan seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Khusus guru sekolah kejuruan, perekrutan baru itu akan mencapai 28.000. Sebaliknya, di tahun yang sama, sebanyak 300.000 guru, khususnya guru-guru Sekolah Dasar (SD), akan dipensiunkan.

Hal tersebut dikemukakan oleh Direktur Profesi Pendidik Depdiknas Drs Ahmad Masduki, seusai memberi sambutan di peluncuran Cerdas@jar di Jakarta, Jumat (10/7).

“Itu sudah sesuai hitungan Depdiknas, agar lima tahun ke depan dapat terjadi keseimbangan antara kebutuhan dan suplai guru yang ada,” ujar Ahmad.

Ahmad mengatakan, Depdiknas tidak ingin mubazir, tetapi juga tidak mau lagi dikatakan kekurangan guru.

“Sampai saat ini sebanyak 361.000 guru yang sudah bersertifikat telah mendapatkan tunjangan profesinya, sementara saat ini juga sedang dipersiapkan sertifikasi bagi 600.000 guru lainnya mulai 1 September 2009 mendatang,” ujar Ahmad.

Kompas/fid

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…