Jumat, 10 Juli 2009 16:18 WIB News Share :

Sardjito rawat satu pasien suspect flu babi

Yogyakarta–Rumah Sakit dr Sardjito Yogyakarta merawat satu pasien suspect flu babi (H1N1). Pasien berinisial AR, 18 tahun warga Depok, Sleman, Yogyakarta diduga terjangkit virus flu babi setelah pulang dari keikutsertaannnya dalam pertukaran pelajar di Amerika Serikat.

“Pasien tersebut laki-laki, masuk ke Rumah sakit Sarjito pada Kamis (9/7), pukul 14.30 WIB,” kata Trisno Heru Nugroho, Humas Rumah Sakit dr Sardjito, Jumat (10/7).

Heru menjelaskan, AR tiba dari California, Amerika erikat melalui Bandara Soekarno- Hatta pada 9 Juli kemarin. Salah satu teman AR yag telah terdeteksi diduga terkena flu babi sebelumnya dirawat di sebuah rumah sakit di Jakarta. Sementara AR yang langsung ke Yogyakarta melalui bandara Adi Sutjipto juga terdeteksi suspect flu babi. Sehingga, dari Bandara kemudian dirujuk ke RS Sardjito. Saat ini pasien tersebut menjalani perwatan di ruang isolasi Kartika Rumah Sakit dr Sardjito.

”AR dibawa dari bandara Adi Sutjipto dengan prosedur yang diberlakukan,” kata Heru.

Menurut Sumardi, ketua satuan tugas penanggulangan flu burung dan flu babi DI Yogyakarta, AR tengah mendapatkan perawatan secara optimal, dia juga diberikan obat tamiflu. AR mendapat pengawasan ketat dari tim medis. Specimen pasien AR juga telah dikirim ke Balitbangkes (Balai Penelitian dan Pengembanagn Kesehatan) di Jakarta untuk bisa dipastikan apakah positif flu babi atau bukan.

“Pasien suspect flu babi dimonitoring suhu badan, tekanan darah dan nafasnya, kami masih menunggu hasil tes laoratorium apakah pasien positif flu babi atau bukan,” kata Sumardi.

Jika pasien positif terserang flu babi, kata dia, maka akan mendapatkan perawatan minimal selama 14 hari.

Tempointeraktif/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…