Jumat, 10 Juli 2009 15:29 WIB News Share :

Polisi
Antasari setujui uang Rp 500 Juta untuk eksekusi Nasrudin

Jakarta–Sigid Haryo Wibisono, tersangka pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen mengaku telah mengeluarkan uang sebesar Rp 500 juta untuk mengeksekusi Nasrudin. Hal itu pun, dikeluarkan Sigid atas persetujuan Antasari.

“Sigid sudah mengakui kalau uang itu untuk mengeksekusi, menghabisi Nasrudin,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes M Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jaksel, Jum’at (10/7).

Pengakuan Sidig ke penyidik, uang tersebut kemudian dia berikan ke tersangka Kombes Wiliardi Wizar.

“Mas uangnya wis tak kasih, (ke Wili maksudnya),” kata Iriawan menirukan ucapan Sigid kepada Antasari.

Hal itu disampaikan oleh Sigid ke Antasari melalui percakapan telepon. Antasari yang berada di ujung telepon pun mengamininya.

“Oke,” kata Iriawan tirukan Antasari.

Berdasarkan keterangan itulah, polisi kemudian menjerat Sigid dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

“Karena dia juga ikut membantu,” imbuhnya.

Sigid sendiri mengaku mau membantu Antasari karena kenal dekat dengan Antasari. Antasari sering berkeluh kesah ke Sigid mengenai kelakuan Nasrudin yang sering meneror dan memerasnya.

“Mungkin lama-lama dia juga merasa iba karena teman sendiri,” katanya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…