Jumat, 10 Juli 2009 11:04 WIB Ah Tenane Share :

Glass dooorrr...!

10ahtenaneSiang itu, Jon Koplo senyam-senyum sendiri. Bukan karena gila melainkan barusan dapat SMS dari Lady Cempluk, cewek kenalannya di facebook yang sepakat janjian akan jumpa darat di sebuah restoran yang cukup terkemuka di Solo.

Hari yang disepakati pun tiba. Jon Koplo dengan gembira mulai meyetrika bajunya, potong rambut model duren sampai parfum si nyong-nyong andalannya pun tak lupa dipakai.

”Joss tenan. Tunggulah diriku Dik Cempluk, he-he-he…” gumam Koplo sambil mencas-mencos di depan cermin. Tak lama kemudian HP Koplo berbunyi dan ternyata Cempluk mengirim SMS telah menunggu di restoran tempat bertemu, ”Mas, aku sudah di resto, pake kaos merah di meja nomer lima dekat pintu masuk. Cepetan ya!”

Koplo pun langsung njranthal dengan motor kesayangannya ke tempat yang dituju. Sesampainnya di tempat tujuan, Koplo langsung memarkirkan motor dan melepas helmnya. Di dalam sana sudah terlihat cetha-wela-wela seorang cewek cantik berkaos merah duduk menyendiri.

Saking semangatnya selak kebelet ketemu cewek ayu, Koplo berjalan agak cepat dan semakin cepat hingga ”Brakk…!!!” Koplo pun terkapar di pintu masuk sambil memegang hidungnya dan bersumpah serapah karena ternyata ia telah nabrak glass door alias pintu kaca restoran. Para pengunjung restoran yang semula kaget langsung ketawa mak geerrr… termasuk Lady Cempluk yang ikut cengar-cengir. Tak ayal, Koplo pun terpaksa bangkit, kemudian masuk restoran dengan wajah abang ireng sambil pringas-pringis kesakitan menahan sakit plus menahan malu.

Oalaaah, kencan pertama direwangi nabrak kaca.  Kiriman Billy Sandrianto, Jl Kalilarangan No 11 RT 04/RW VIII, Solo 57115.

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…