Kamis, 9 Juli 2009 17:12 WIB Sukoharjo Share :

Puluhan kera serang tanaman warga di Bulu

Sukoharjo (Espos)–Puluhan kera mulai menyerang tanaman di areal ladang milik warga di Desa Kedungsono, Bulu. Akibatnya, tanaman berupa singkong, jagung dan kacang milik warga setempat rusak.

Salah seorang warga Dukuh Suko RT 02/RW I Desa Kedungsono, Rakimin Cipto Wiyono, 49, mengatakan serangan kawanan kera yang berasal dari pegunungan di atas dusun mulai terjadi sejak beberapa pekan terakhir atau ketika memasuki musim kemarau. Kendati belum begitu meresahkan, namun serangan tersebut cukup merugikan warga sekitar.

“Dalam sepekan ini saja gerombolan kera sudah turun dua kali, mereka umumnya merusak dan mengambil tanaman apa saja yang ada di sini,” terangnya ketika ditemui Espos, Kamis (9/7) di kediamannya.

Lebih lanjut dia mengatakan, selama ini warga tidak bisa berbuat banyak untuk mengendalikan serangan kawanan kera yang merusak tanaman dan masuk ke pemukiman penduduk. Namun, jika dibiarkan dirinya khawatir kera-kera tersebut semakin ganas.

“Tanaman di sini kalau tidak dijaga bisa rusak dimakan kera, apalagi mereka turun saat suasana sepi dan sekali turun jumlahnya cukup banyak mencapai 25 ekor lebih,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Desa Kedungsono, Supriyadi mengatakan serangan kera yang terjadi di desanya merupakan siklus tahunan yang biasa terjadi ketika musim kemarau.

“Ya kera-kera itu turun ke bawah karena persediaan makanan di atas habis dan tidak ada air, jadi mereka menjarah apa saja yang ada di bawah seperti kacang, tebu dan jagung, bahkan ada juga yang sudah mulai merusak tanaman tebu,” tukasnya.

Supriyadi mengatakan, sejauh ini, pihak terkait telah berusaha mengendalikan serangan kera dengan cara menangkap dan membawa ratusan ekor kera dari atas pegunungan gajah mungkur ke daerah konservasi.

m78

LOWONGAN PEKERJAAN
SUPERVISOR JAHIT & PENJAHIT HALUS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…