Kamis, 9 Juli 2009 11:40 WIB News,pilpres Share :

KPU
Pemenang Pilpres diketahui 27 Juli

Jakarta–Komisi Pemilihan Umum (KPU) menargetkan 22-24 Juli 2009 sudah digelar rekap manual Pilpres 2009. Pemenang Pilpres diharapkan sudah diketahui 27 Juli 2009.

“Pilpres jauh lebih mudah secara teknis di lapangan, tanggal 22-24 Juli rekap sudah dilaksanakan. Verifikasi 25-27 Juli. 27 Juli sudah diketahui, kalau tidak bisa bahaya bagaimana logistiknya,” kata Ketua KPU, Abdul Hafiz Anshary.

Hal ini disampaikan dia dalam konferensi pers di Gedung KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (9/7).

Hafiz mengaku mendesak perwakilan KPU di daerah agar segera melakukan perhitungan. Tujuannya melakukan percepatan tahapan pemilu.

“Seharusnya besok baru dihitung tapi saya desak supaya hari ini dihitung karena sudah cepat sekali selesai,” ujar Hafiz.

Ironisnya, masih ada sejumlah wilayah di tanah air yang sampai hari ini belum mencontreng capres-cawapres.

“Kalau yang belum pencontrengan hanya Papua, masih 60 TPS dari total 105 yang belum. Memang tidak bisa dilaksanakan serentak karena problema-problema yang sama dengan pemilu legislatif, kondisi alam yang sulit. Heli yang sudah naik turun lagi,” kata Hafiz.

Namun demikian, Hafiz menilai Pilpres jauh lebih mudah dari Pileg 9 April lalu. Hafiz pun mengenang beratnya Pileg tiga bulan lalu.

“Legislatif lalu sampai malam juga belum selesai karena jumlah kotak suara empat dan calegnya banyak,” ujar Hafiz.

Hal ini yang membuat Hafiz optimis semua tahapan Pilpres berjalan sesuai jadwal. “Kalau melihat percepatan sepertinya akan sesuai target,” kata dia.

dtc/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
SUPERVISOR JAHIT & PENJAHIT HALUS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…