09gesang
Kamis, 9 Juli 2009 11:26 WIB Tokoh Share :

Gesang tak mau berpolitik

09gesang

Gesang Martohartono

Maestro keroncong, Gesang Martohartono menyatakan selama menjalani karier sebagai musisi, ia tak mau masuk ke jalur politik. Hingga kini, dia tetap konsisten memegang prinsipnya itu. ”Saya nggak pernah mau terjun ke politik. Karena saya hanya mau jadi musisi saja. Saya tidak mau mencampur-campurkannya,” jelas pria rendah hati itu ketika ditemui Espos, Rabu (8/7), di kediamannya.

Kendati ogah terjun ke dunia politik, Gesang tak melepaskan hak suaranya di Piplres 2009 ini. Sekali pun kondisi fisiknya sudah renta, Gesang tetap antusias datang ke tempat pemungutan suara (TPS) yang berada di Gedung Batari, Kemlayan, Serengan. Didampingi keponakannya Anik dan adiknya, Sarbini, pria yang memiliki karya yang banyak dikagumi warga mancanegara itu menggunakan hak pilihnya di pemilihan presiden (Pilpres) 2009 ini.

Gesang punya pesan khusus bagi pasangan Capres dan Cawapres terpilih. Melalui secarik kertas, ia meminta Capres-Cawapres yang terpilih nanti bersedia mengemban amanah rakyat dengan baik.

”Siapa pun yang terpilih nanti harus bisa berbuat adil dan menjaga kesejahteraan serta kedamaian Bangsa Indonesia,” papar Gesang.

Pada surat yang ia kirimkan beberapa hari menjelang Pilpres 2009 tersebut, Gesang juga menyiratkan pesan agar nasib budaya seni tradisional terus dijaga para calon pemimpin bangsa. Gesang khawatir, kalau kesenian tradisional, khususnya keroncong bakal terlupakan seiring perkembangan zaman. hkt

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi mebel, Drafter, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL DP Murah, Angsuran Ringan! Nego sampai OKE! Yuni – 08562998806 (A00844092017) Terios…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH STRG…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komunisme dan Logika Kita

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (23/9/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, seorang editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Mungkin kita pernah membaca pernyataan bahwa adanya kemiskinan dan ketimpangan ekonomi…