Rabu, 8 Juli 2009 15:02 WIB News,pilpres,Boyolali Share :

Warga coba serang KPPS dan bakar TPS

Boyolali (Espos)–Pelaksanaan Pemilu Pilpres di Kabupaten Boyolali, tercoreng, menyusul, salah seorang warga Desa Mojo, Kecamatan Andong, Boyolali, Samijan, 52, merusak TPS 04 di desa setempat, Rabu (8/7).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, penyerangan itu dilakukan jelang pelaksanaan Pilpres sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, pelaku membawa parang sepanjang 40 cm, kemudian, bambu runcing sepanjang 2 meter, dan beberapa botol yang berisi bensin. Diduga, pelaku juga akan melakukan pembakaran.

Saat berada di TPS, pelaku sempat membakar beberapa bandel Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan menyobeknya. Selain itu, pelaku mencoba membacok ketua KPPS. Namun, upaya itu gagal, ketua KPPS hanya mengalami luka memar di punggung.

Akibat penyerangan itu, seorang aparat kepolisian sempat terluka. Akhirnya, sekitar lima aparat polisi mengepung, pelaku berhasil diringkus. Diduga, pelaku mengalami stres. Saat ini pelaku ditahan di Mapolsek Andong.

Sementara, Ketua Panwascam Andong, Hidayat Irianto, menyebutkan, sehari sebelumnya, pelaku sempat membeli delapan liter bensin.

“Pelaku bermaksud mengacau, karena sempat membeli bensin delapan liter,” jelas dia kepada wartawan.

Akibat kejadian itu, pelaksanaan pencontrengan itu sempat tegang. Pasalnya, para pemilih ketakutan

Saat ini ditahan di Polsek Andong. menurut penuturan ketua Panwascam Andong, Hidayat Irianto, sudah beli bensin 8 liter, bermaksud mengacau. Bisa diamankan, proses pemilihan bisa berjalan. sempat warga ketakutan.

kha

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…