Rabu, 8 Juli 2009 11:32 WIB News Share :

Megawati Capres pertama yamg mencentang

 Jakarta–Calon presiden Megawati Soekarnoputri merupakan kandidat pertama yang menggunakan hak pilihnya pada Pilpres 2009 di TPS 026 Kelurahan Kebagusan, Jakarta Selatan.

Megawati didampingi suaminya Taufiq Kiemas, putrinya Puan Maharani dan menantu berjalan kaki menuju TPS 026 yang berada di depan kediamannya di Kebagusan sekitar pukul 09.00 WIB.

Sebelum menggunakan hak pilihnya, Megawati sempat menyapa warga dan wartawan yang telah berkerumun di TPS 026 dengan melambaikan tangan, untuk kemudian menunggu panggilan petugas.

Tak lama Megawati yang mendapat nomor urut 170 pun segera memberikan hak politiknya bersama Taufiq Kiemas dan Puan Maharani. Usai menggunakan hak politiknya, Megawati pun kembali ke kediamannya bercengkrama dengan keluarga sambil terus memantau proses Pilpres 2009.

Sementara itu,  Capres Jusuf Kalla bersama sebagian keluarga besarnya menjadi kandidat kedua yang menggunakan hak politiknya. Sekitar pukul 09.30 dengan berjalan kaki pria kelahiran Watampone, Sulawesi Selatan itu menuju TPS 019 di Taman Surapati, Jakarta Pusat yang hanya berjarak 50 meter dari kediaman dinasnya.

Semula Jusuf Kalla dan keluarga mencentang di TPS 015 Kelurahan Taman Karawang, Menteng Jakarta Pusat.

“Ya supaya lebih dekat dan tempatnya lebih luas, maka pindah ke TPS 019,” kata Jusuf Kalla santai.

Setibanya di TPS 019 Jusuf Kalla didampingi Ibu Mufidah Kalla juga menyempatkan diri menyapa warga sekitar TPS Taman Surapati dengan melambaikan tangan. Kandidat presiden yang berpasangan dengan calon wakil presiden Wiranto itu, tampak santai menunggu giliran sambil memangku cucunya.

Di bilik suara, sebelum mencentang Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Kalla menunjukkan kertas suara yang akan dicentangnya kepada media, lalu menjatuhkan pilihan dan menandai jari kelingkingnya tangan kirinya dengan tinta khusus dan menunjukkan kepada warga sekitar dan media massa.

Usai memberikan suaranya, Jusuf Kalla bergegas kembali ke kediamannya setelah sebelumnya sempat menyampaikan tanggapan singkatnya kepada para jurnalis di TPS 019.

Sementara itu, Calon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Ani Yudhoyono dan putranya serta kerabat lainnya, mencentang di TPS 03 di dekat kediamannya di Cikeas, Kabupaten Bogor.

SBY dengan menaikki mobil golf bersama Ibu Ani Yudhoyono, putranya Edhi Baskoro dan menantunya Anisa Pohan, dan kerabat serta anggota tim sukses, menuju TPS 03 Kelurahan Cikeas, sekitar pukul 10.30 WIb      

Capres incumbent itu mendapat nomor urut 94, dan sebelum menggunakan hak politiknya menyapa warga setempat di sekitar TPS 03 dan langsung menuju bilik suara bersama keluarganya untuk menyalurkan suaranya.

Usai mencentang, Yudhoyono mencelupkan jari jempolnya tangan kanannya ke tinta khusus di meja petugas, dan langsung memberikan pernyataan di lokasi pencentangan di TPS 03.

Dalam pernyataan singkatnya, SBY mengajak semua pihak untuk menghormati apapun pilihan rakyat.

“Ini adalah hari rakyat, rakyat yang berdaulat dan menentukan siapa yang akan memimpin dalam waktu lima tahun kedepan,” katanya.

Yudhoyono juga mengingatkan kepada seluruh rakyat untuk menggunakan hal politiknya.  Pada kesempatan itu, Yudhoyono menyampaikan alasan mengapa dirinya mencentang pada pukul 11.00 WIB.

“Ini sesuai dengan amanah para wartawan tiga hari lalu, agar saya mencentang pada pukul 11.00 WIB, agar wartawan sebelumnya bisa memilih di TPS masing-masing. Jadi tidak ada alasan mistik,” demikian Yudhoyono.

 

Ant/tya

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…