Rabu, 8 Juli 2009 13:54 WIB News,pilpres Share :

KPU
Pilpres di luar negeri bermasalah

Jakarta–Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka permasalahan dalam pemungutan suara Pilpres di luar negeri. Gara-gara ulah penyalur tenaga kerja yang menahan paspor TKI membuat warga Indonesia di luar negeri tidak bisa mencontreng.

“Untuk luar negeri ada kendala yang dihadapi PPS, tenaga Indonesia pada umumnya paspor mereka ditahan majikan atau penyalur tenaga kerja, sehingga warga kita tidak memegang paspor untuk memilih,” ujar Anggota KPU, Andi Nurpati, dalam konferensi pers di Gedung KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (8/7).

Untuk mengatasi hal ini, KPU meminta Dubes Indonesia yang berada di luar negeri untuk segera memberikan surat keterangan agar masyarakat Indonesia di luar negeri boleh memilih.

“Diperbolehkan menggunakan fotokopi paspor ditambah Komisaris Jenderal Dubes RI di wilayah masing-masing,” ujar Andi.

Solusi terakhir yang dikeluarkan Andi dalam waktu yang mepet ini, adalah memperbolehkan penggunaan ID lokal negara setempat untuk mendaftar memilih.

“Diperbolehkan menggunakan ID yang diterbitkan pemerintah setempat yang bertulis nomor paspor,” tegasnya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…