Rabu, 8 Juli 2009 18:17 WIB pilpres,Wonogiri Share :

Ditemukan duplikasi pemilih di Wonogiri

Wonogiri (Espos)–Anggota forum independen penyampai aspirasi masyarakat daerah (FIP Asmada) Wonogiri, Lilik Dwi Sularyanto menemukan duplikasi pemilih. Menurutnya, duplikasi itu diindikasikan juga terjadi di daerah pinggiran Wonogiri, seperti Tirtomoyo, Purwantoro, Batuwarno ataupun Giriwoyo.

“Kami juga telah terima laporan dobel pendataan bagi pemilih di daerah itu. Kami akan lakukan pengecekan dan kami berharap ke depan petugas pendataan pemilih bisa bertatap muka dengan pemilik KK, sehingga seketika bisa diketahui pemilih sudah terdaftar atau belum. Karena jika hanya mengandalkan daftar di KK ternyata masih terjadi, seperti Bekti. Dia (Bekti) terdaftar dan menerima dua form C-4 (kartu undangan), yakni di TPS 2 Pokoh, Wonoboyo dan di TPS Wonokarto, Wonogiri,” jelasnya.

Lebih lanjut Lilik mengatakan dirinya prihatin dan menyayangkan masih ditemukannya daftar ganda pemilih. Dia juga meminta masyarakat yang menjadi obyek pemilih juga pro aktif melaporkan ataupun menolak pendataan di dua tempat. Pemilih juga bersikap jujur menolak didata, saat petugas pendataan mendatanginya karena sudah didaftar.”

Ketua Panwascam Wonogiri, Riwin mengaku belum mendapatkan laporan terkait duplikasi data pemilih. “Kami akan cek dan jika benar di data dobel, yang satu harus dicoret.”
tus

LOWONGAN PEKERJAAN
SUPERVISOR JAHIT & PENJAHIT HALUS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…