Selasa, 7 Juli 2009 12:03 WIB News Share :

SBY perintahkan gubernur bantu KPUD jaga keamanan dan netral

Jakarta–Para gubernur dari 33 provinsi se-Indonesia diperintahkan membantu Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) menjaga keamanan dan bersikap netral dalam Pilpres 8 Juli besok.

Hal itu diinstruksikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam video conference dengan para gubernur di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (7/7).

“Saya harap, pelaksanaan Pilpres nanti akan tertib dan lancar. Kalau ada masalah-masalah segera atasi. Bantu penuh KPUD karena tugasnya tidak ringan. Apalagi dengan putusan MK kemarin sehingga menambah tugas dan pekerjaan KPU,” ujar SBY.

Sebelumnya, SBY pun mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada para gubernur karena bantuannya untuk menyukseskan Pilpres besok. Para gubernur diminta mengawal Pilpres hingga penghitungan suara.

SBY meminta para gubernur melakukan antisipasi keamanan sebagaimana Pemilu legislatif yang lalu. “Ini adalah kegiatan demokrasi, yang penting biar aman, tertib dan lancar. Jangan sampai rakyat tidak mendapatkan hak suaranya,” tegas SBY.

Tidak lupa para gubernur dalam menjalankan tugasnya diminta profesional, memegang teguh etika dan netral, seperti TNI dan Polri.

“Saya tidak ingin mendengar adanya paksaan. Itulah instruksi-instruksi saya. Marilah menjalankan tugas kita sebaik-baiknya dan mohon ridho pada Tuhan agar pelaksanaan Pemilu berjalan dengan baik,” pesan SBY.

dtc/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…