Senin, 6 Juli 2009 11:59 WIB Feature,Internasional Share :

WHO
89.921 kasus flu babi terjadi di dunia

Jenewa–Jumlah kasus flu H1N1 (flu babi) di dunia terus bertambah dengan cepat. Korban meninggal pun terus bertambah. Sejauh ini setidaknya sudah 89.921 kasus flu babi yang dilaporkan secara global. Angka itu termasuk 382 kematian. Demikian data terakhir menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) seperti dilansir News.com.au , Senin (6/7).

Dari jumlah itu, kasus flu babi terbanyak masih dilaporkan di Amerika Serikat (AS). Negeri adikuasa itu telah melaporkan setidaknya 33.902 kasus termasuk 170 kematian. Diikuti kemudian oleh Meksiko yang telah melaporkan 10.262 kasus termasuk 119 kematian.

Kanada menjadi negara ketiga dengan jumlah kasus terbanyak di dunia. Negeri itu telah melaporkan setidaknya 7.983 kasus termasuk 25 kematian. Diikuti kemudian oleh Inggris dengan 7.447 kasus termasuk 3 kematian.

Beberapa waktu lalu WHO telah mengumumkan berlakunya pandemi flu babi. Ini merupakan pandemi flu pertama yang terjadi di dunia dalam kurun waktu 40 tahun. Belum jelas sampai kapan pandemi flu ini akan berakhir. Namun WHO telah mengingatkan bahwa pandemi flu bisa berlangsung hingga satu atau dua tahun.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…