Senin, 6 Juli 2009 16:40 WIB Sukoharjo Share :

Dua kecamatan rawan diberi pengamananan ekstra

Sukoharjo (Espos)–Polres Kabupaten Sukoharjo mulai memberlakukan status siaga penuh per Minggu (5/7) sore dalam rangka pengamanan pemilihan umum presiden (Pilpres) pada 8 Juli mendatang.

Sementara itu untuk dua kecamatan yang dinilai rawan, yaitu Kartasura dan Grogol, Polres bahkan sudah menyiagakan pengamanan ekstra sebanyak dua regu atau disebut pleton bayangan. Demikian dijelaskan Kapolres Sukoharjo, AKBP Aan Suhanan melalui Kabag Operasional Polres, Kompol Muji Santoso SH ketika dijumpai wartawan di ruang kerjanya, Senin (6/7).

Muji menjelaskan, sebanyak 507 personel Polres disiagakan dalam rangka pengamanan Pemilu. Khusus di Polsek, total personel yang disiagakan sebanyak 209 orang sementara Dalmas sebanyak 32 orang. Muji menambahkan untuk Dalmas sifatnya melakukan pengamanan Pemilu secara mobile alias keliling kota.

“Menjelang Pilpres, kami sudah melakukan pemetaan wilayah dan penugasan personel gabungan antara Polres dengan petugas Linmas. Untuk wilayah rawan di perkotaan, kami menyiagakan dua orang polisi dengan delapan orang petugas Linmas di empat tempat pemungutan suara (TPS). Selanjutnya untuk daerah pedesaan kami menerapkan dua sistem pengamanan. Sistem pertama, dua orang polisi ditambah 12 petugas Linmas ditugaskan di enam TPS dan terakhir dua orang polisi ditambah 16 petugas Linmas ditugaskan di delapan TPS,” jelasnya.

Disinggung mengenai status penjagaan untuk Pemilu, Muji menjelaskan, sejak kampanye sudah menerapkan siaga satu. Namun demikian, siaga penuh baru diberlakukan pada Minggu (5/7) sore hingga satu hari sesudah Pilpres yaitu Kamis (9/7) atau ketika seluruh personel polisi ditarik dari tempat tugas.

“Kalau sudah siaga penuh seperti ini, semua personel wajib berjaga di tempat tugas masing-masing selama 24 jam. Mereka tidak diperkenankan kembali ke rumah. Mandi maupun tidur ya di tempat tugas,” terangnya.

aps

lowongan pekerjaan
PT ANDALAN FINANCE INDONESIA (Nasmoco Group), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….