Jumat, 3 Juli 2009 11:38 WIB Internasional Share :

Raja Jordania tunjuk putera mahkota

Amman–Raja Jordania Abdullah telah menunjuk putera tertuanya Hussein sebagai pewaris takhtanya, satu pernyataan istana mengatakan Kamis.

Hussein, 15, yang ibunya Ratu Rania adalah keturunan Palestina, “akan menerima dengan segera gelar dan hak istimewa dari jabatannya”, ayahnya mengatakan dalam satu titah raja yang dikeluarkan Kamis, pernyataan istana itu mengatakan.

Tradisi dinasti Hashimiyah Jordania menurut konstitusi 1952 memberikan warisan takhta itu pada putera tertua tapi raja menahan opsi tersebut dengan menunjuk seorang saudara laki-laki.

Abdullah menggantikan ayahnya Raja Hussein yang telah memerintah Jordania selama hampir lima dasawarsa hingga wafatnya karena penyakit kanker pada 7 Februari 1999.

Jabatan putera mahkota telah kosong sejak Abdullah pada 2004 memecat sudara laki-laki tirinya Pangeran Hamza sebagai pewaris takhta dalam tindakan yang telah mengkonsolidasikan kekuasaannya dan meratakan jalan bagi suksesi putera mudanya.

Sekutu pro-AS Raja Abdullah telah berhasil membawa stabilitas politik ke negara itu dan memperoleh keterkenalan sebagai seorang pemimpin Arab yang menonjol yang pesan tak berlebih-lebihannya menemukan gema, khususnya di forum-forum Barat.

Banyak warga Jordania melihat keluarga kerajaan Hashimiyah itu sebagai kekuatan yang mempersatukan yang menjaga kesatuan sebuah negara yang banyak warganya adalah orang-orang Palestina yang keluarganya menetap setelah perang Arab-Israel berturut-turut, yang menempatkan kerajaan itu di pusat konflik.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…