Jumat, 3 Juli 2009 16:45 WIB News Share :

MA
PK hanya dapat diajukan sekali

Jakarta–Buronan kasus Bank Bali, Joko Tjandra mengajukan permohonan PK atas PK yang diajukan jaksa. Menurut Ketua MA Harifin A Tumpa, PK hanya dapat diajukan satu kali saja.

“UU menyatakan permohonan PK hanya satu kali,” tegas Harifin di ruang kerjanya, Gedung MA, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat, (3/7).

Meski begitu, Harifin mengakui jika Pengadilan Negeri (PN) terkadang suka sulit menolak jika ada pemohon yang mengajukan PK. PN akan dianggap telah menghalang-halangi termohon.

“Kalau ada seperti ini biarkan saja berjalan, nanti biar MA yang mengambil sikap,” katanya.

Harifin juga menjelaskan, PK yang diajukan jaksa untuk terdakwa Joko dan Syahril Sabirin diperbolehkan. Meski untuk mengajukan itu harus ada syaratnya.

Jaksa harus sanggup meyakinkan hakim agung jika ada kepentingan negara atau umum yang dapat ditegakkan. Harifin mengambil contoh kasus terbunuh aktivis HAM, Munir.

“Karena menyangkut kepentingan umum, sorotan HAM ada suatu kepentingan umum. Jadi tidak semua (bisa diterima),” pungkasnya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…