Jumat, 3 Juli 2009 18:04 WIB News Share :

Bali gembira UE cabut larangan terbang

Denpasar–Unsur pariwisata Bali menyambut baik sikap Komisi Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (UE) yang  sudah mengirim rekomendasi pencabutan larangan terbang terhadap empat maskapai penerbangan domestik Indonesia.

Kondisi itu tentu akan berpengaruh positif terhadap calon wisatawan asal Uni Eropa untuk lebih mantap melakukan perjalanan wisata ke Indonesia khusus Bali, kata praktisi pariwisata setempat Dewa Rai Budiasa di Denpasar, Jumat.

Pemerintah provinsi dan komponen pariwisata senang atas kebijaksanaan tersebut menanggapi pengumuman dari Deplu yang sudah menerima surat rekomendasi pencabutan larangan terbang ke wilayah Eropa bagi empat maskapai penerbangan Indonesia.

Keempat maskapai penerbangan tersebut, yakni Garuda Indonesia, Mandala Airlines, Airfast Indonesia dan Prime Air, dan keputusan pencabutan larangan terbang ke Eropa tersebut akan dilakukan sekitar dua minggu lagi karena masih ada proses internal yang harus dilakukan Komisi Keselamatan Penerbangan Uni Eropa.

Dewa Rai mengatakan, dicabutnya larangan tersebut merupakan kemajuan bagi dunia penerbangan Indonesia di mata negara lain, sehingga nantinya seluruh maskapai penerbangan di Indonesia dinyatakan layak untuk terbang ke wilayah Eropa, dan sebaliknya bisa mengangkut turis lebih banyak.

Tim UE melakukan pemeriksaan terhadap fasilitas dan kondisi maskapai penerbangan Indonesia, kemudian UE memutuskan larangan terbang maskapai RI sejak Juli 2007, tidak terlalu berpengaruh terhadap kedatangan turis Eropa ke Bali, namun demikian semua itu tetap akan menguntungkan dunia pariwisata Bali.

Turis Eropa yang datang melakukan perjalanan wisata ke pulau Dewata selama ini terkenal menginap paling lama dengan sarana penginapan berpindah-pindah yakni dari hotel satu ke hotel lainnya dan melakukan pengeluaran paling boros jika dibandingkan turis Asia lainnya yang berlibur ke Bali.

Wayan Sunarta, pengusaha aneka kerajinan tangan di kawasan wisata Ubud juga menyambut baik informasi dari pemerintah yang akan mencabut larangan terbang maskapai Indonesia ke Eropa, karena dapat dipastikan berpengaruh positif terhadap jumlah kunjungan turis asing ke Bali.

Semakin banyak jumlah penerbangan dari Indonesia ke mancanegara dan sebaliknya tentu berpengaruh besar terhadap lalu lintas orang dan barang ke Indonesia, termasuk Bali yang selama ini sebagai daerah pariwisata yang masih disenangi oleh masyarakat internasional yang melakukan perjalanan wisata.
Ant/tya

lowongan pekerjaan
PT. BPR Bina Langgeng Mulia, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…