Kamis, 2 Juli 2009 14:30 WIB Ekonomi Share :

Pemerintah perpanjang negosiasi divestasi saham Newmont

Jakarta–Pemerintah kembali memperpanjang masa negosiasi harga divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) tahun 2008 dan 2009. Hal ini dilakukan mengingat hingga batas akhir negosiasi yang jatuh pada hari ini kedua pihak belum menemukan kata sepakat.

Menurut Dirjen Minerba Departemen ESDM Bambang Setiawan, pemerintah masih optimistis kesepakatan dengan Newmont akan tercapai 1-2 hari lagi.

“Kami optimis dalam 1-2 hari lagi pasti akan ada kesepakatan harganya,” kata Bambang di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (2/7).

Bambang juga optimistis divestasi saham Newmont tidak akan melewati batas akhir sesuai keputusan Arbitrase pada September mendatang.

Seperti diketahui, sebelumnya pemerintah telah memperpanjang batas waktu negosiasi para pihak yang seharusnya berakhir 15 Juni 2009 diperpanjang 2 minggu sampai 2 Juli 2009.

Jika hingga 2 minggu tersebut, pemerintah dan Newmont belum sepakat dalam satu harga maka akan digunakan tim penilai independen untuk menghitung harga 14% saham divestasi tahun 2008 dan 2009.

Namun ternyata pemerintah memilih untuk memperpanjang kembali masa negosiasi tersebut hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Selain melakukan negosiasi, pemerintah juga mempersiapkan eksekusi default (lalai) kepada Newmont di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT. BPR Bina Langgeng Mulia, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….