Kamis, 2 Juli 2009 15:39 WIB News Share :

KPU pantau distribusi template

Jakarta–Wakil Kepala Biro Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boradi mengatakan pihaknya terus memantau proses distribusi alat bantu memilih bagi tunanetra template ke tempat-tempat pemungutan suara.

“Sesuai undang-undang, prinsipnya satu hari sebelum pemilu (pilpres-Red) sudah harus sampai,” katanya, di Jakarta, Kamis (2/7).

Sebelumnya, sejumlah KPU kabupaten/kota yaitu Purwakarta, Subang, dan Kota Bandung melaporkan perlengkapan pemungutan suara yaitu template belum juga diterima.

Menurut Boradi penyebab template dikirimkan paling akhir karena proses lelangnya gagal. Jumlah peserta lelang pengadaan template kurang dari tiga sehingga tidak dapat dilanjutkan.

Karena keterbatasan waktu, KPU berdiskusi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) sebelum melakukan penunjukan langsung. Perusahaan yang terpilih untuk mengadakan alat bantu tersebut adalah Percetakan Indo Nasioal (PIN).

“Karena lelang gagal, maka penunjukan langsung. Prosedurnya telah sesuai, kita juga sudah berdiskusi dengan LKPP,” katanya.

Jumlah template yang diproduksi sesuai denga jumlah TPS yaitu sekitar 451 ribu. Disetiap TPS nantinya disediakan satu template bagi tunanetra.

Ia mengatakan template tersebut telah dikirimkan oleh PT. Pos tetapi belum ada laporan telah diterima atau belum.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…