Rabu, 1 Juli 2009 16:44 WIB News Share :

Separuh dana Jamkesmas sudah dikucurkan

Jakarta–Departemen Kesehatan sudah mengucurkan separuh dari alokasi dana untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin peserta program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) di rumah sakit ke rekening pengelola rumah sakit.

“Sudah dikucurkan Rp 1,8 triliun ke rekening rumah sakit, terakhir sekitar Rp 600 miliar dikirimkan sepuluh hari lalu,” kata Kepala Pusat Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Departemen Kesehatan Abdul Chalik Masulili di sela pertemuan anggota Dewan Kesehatan Nasional (DKR) di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Rabu (1/7).

Ia mengatakan sisa alokasi anggaran Jamkesmas untuk pelayanan kesehatan di rumah sakit selanjutnya akan dikucurkan dalam dua tahap pada September dan November.

Pada 2009, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp4,6 triliun untuk program pelayanan kesehatan gratis bagi 76,4 juta penduduk, sebanyak Rp 3,6 triliun di antaranya dialokasikan untuk membiayai pelayanan di rumah sakit rujukan dan Rp 1 triliun untuk biaya pelayanan di puskesmas.

“Pembayaran pelayanan rumah sakit dilakukan di muka dengan beberapa kali luncuran dana supaya prosesnya cepat dan tidak mengganggu stabilitas aliran dana rumah sakit,” katanya.

Pengelola rumah sakit, kata dia, selanjutnya harus mempertanggungjawaban penggunaan dana yang dikucurkan pemerintah tersebut dengan membuat laporan penggunaan dana berdasarkan klaim biaya pelayanan.

Klaim biaya pelayanan kesehatan bagi peserta Jamkesmas, kata dia, harus dibuat pengelola rumah sakit berdasarkan ketentuan dalam sistem pembiayaan paket (Indonesia Diagnosis Related Group/INA-DRG).

INA-DRG atau yang juga disebut case mix merupakan sistem pembayaran pelayanan kesehatan dalam bentuk paket yang besarnya ditentukan berdasarkan klasifikasi jenis penyakit dan prosedur atau tindakan pelayanan di rumah sakit sesuai dengan tipe rumah sakit dan kelas perawatan.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…