Rabu, 1 Juli 2009 11:41 WIB News,Feature Share :

Kapolri minta maaf pada masyarakat

Jakarta–Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Dahuri (BHD) meminta maaf pada masyarakat apabila dalam memberikan pelayanan, polisi masih kurang berkenan di mata masyarakat.

“Kami mohon maaf bila sampai saat ini masih ada tindakan Polri yang mencederai masyarakat. Kami masih berupaya melakukan perbaikan,” kata Kapolri.

Hal ini disampaikan Kapolri dalam sambutannya pada acara HUT Bhayangkara ke-63 di halaman Babinkam Polri, Jalan Pattimura, Jakarta Selatan, Rabu (1/7).

Selain menyampaikan permohonan maaf, Kapolri juga menjelaskan sejumlah program reformasi Polri yang tengah dilakukan. Dalam rangka meningkatkan pelayanan, akan diluncurkan pelayanan surat-surat kendaraan bermotor (SSB) dengan sistem online.

“Hari ini akan dilancarkan sistem pelayanan SIM, STNK, BPKB dan asuransi yang terintegrasi online dengan bank,” ujar jenderal bintang empat tersebut.

Lebih lanjut, Kapolri berharap masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang cepat, akuntable dan transparan.

Melalui program quick wins, polri berharap dapat memberikan pelayanan yang baik dalam proses hukum yang dilaporkan.

“Masyarakat bisa mengikuti perkembangan penyidikan dari polsek hingga mabes polri,” kata pria kelahiran Bogor tersebut.

dtc/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…