Rabu, 1 Juli 2009 23:31 WIB Ah Tenane Share :

Isih waras

01koploKetika ada urusan bisnis di Wedi, Klaten, Jon Koplo seorang pengusaha mebel sukses di Karangnongko, bermaksud mampir mencari saudaranya yang kebetulan dinas sebagai perawat di RS Jiwa Tegalduwur, Klaten.

Pada waktu itu Jon Koplo ditemani Tom Gembus yang memang kanca kuenthel sejak kecil.

Setelah sampai di depan RSJ Klaten, Koplo menuju depan ruang UGD yang kebetulan agak sepi. Dan untuk menemani masuk mencari saudaranya, Jon Koplo mengajak Gembus, namun Gembus menolak. ”Wis ora apa-apa, isin po karo pasien RSJ?” kata Jon Koplo agak memaksa.

Karena tidak percaya diri, Tom Gembus nekat tidak mau turun dan bermaksud menunggu di dalam mobil, tapi Koplo nekat sehingga terjadi tarik-menarik. Peristiwa tersebut ketahuan salah seorang perawat bernama Lady Cempluk yang kebetulan sedang jaga di UGD. Tanpa ragu Lady Cempluk langsung memanggil Satpam. Pak Satpam datang membawa borgol.

”Tenang ya Mas, na kene golek tamba,” kata Cempluk menyangka Tom Gembus adalah calon pasien alias edan.

”Aja Mbak aku iki waras. Aku ora edan…sumpah…. sumpah,” teriak Tom Gembus.

Mendengar teriakan Tom Gembus yang sambil gedruk-gedruk itu sang Satpam tambah semangat untuk meringkus dan akan dibawa ke ruang perawatan untuk diberi obat penenang.

”Sumpah Mas, aku ora edan, aku ki waras,” teriak Tom Gembus sekali lagi meyakinkan petugas. Melihat kejadian itu Jon Koplo malah senyum-senyum seakan meyakinkan bahwa Tom Gembus ora waras.

”Kurang ajar kowe Plo, kowe gaweni aku,” ujar Tom Gembus tak terima digaweni.

”Iki sinthing kabeh, aku ki waras tenan kok ra percaya,” kata Tom Gembus menenangkan suasana.

Mendengar keributan itu, banyak pegawai RSJ yang keluar untuk melihat, termasuk saudara Jon Koplo yang kaget melihat kerabatnya menjadi tersangka orang gila.

”Ana apa iki?” tanya saudaranya Jon Koplo.

”Ada pasien baru Pak,” jawab Lady Cempluk.

”Lha dalah iki ponakanku, cah waras ora edan ngapa arep ditangkep?” katanya sambil meluruskan masalah.

Tom Gembus pun yang sempat disangka ora waras cukup lega, ”Wis dho percaya yen aku waras?” celoteh Gembus.

”Maaf ya Mas, saya kira sampeyan mau calon pasien,” kata Lady Cempluk sang perawat yang diamini pak Satpam.

”Dasar apes… wong waras kok diarani sinting,” kata Tom Gembus agak nggumun.

Spontan semua tertawa ger-geran melihat Tom Gembus yang memang terlihat seperti orang gila beneran.

Kiriman Dewi Winarni SPd, Gayamsari RT 04/RW XI, Gayam, Sukoharjo, Sukoharjo.

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…