Senin, 29 Juni 2009 11:29 WIB Feature,Internasional Share :

Iran tangkap 8 staf Kedubes Inggris

Teheran–Otoritas Iran menangkap delapan staf Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris di Teheran, Iran. Sontak saja hal ini menimbulkan kemarahan pemerintah Inggris. Ketegangan antara pemerintah Iran dan negara-negara Barat pun kian memanas menyusul kerusuhan usai pemilihan presiden (pilpres) Iran.

Pemerintah Iran telah berulang kali menuding Barat, khususnya Inggris dan Amerika Serikat (AS) memprovokasi kerusuhan tersebut.

Menurut kantor berita semi-resmi Iran, Fars, seperti dilansir kantor berita AFP , Senin (29/6), delapan staf Kedubes Inggris itu ditangkap karena berperan dalam kerusuhan tersebut.

Menteri Intelijen Iran Gholam Hossein Mohseni Ejeie membenarkan penangkapan tersebut. Dia menuduh Kedubes Inggris mengirimkan staf lokalnya untuk “menyamar di antara pembuat rusuh guna mengupayakan agendanya sendiri,” demikian seperti diberitakan kantor berita resmi Iran, IRNA.

“Beberapa orang ini telah dipanggil. Beberapa telah dilepaskan setelah investigasi awal dan beberapa masih tetap ditahan,” kata Mohseni Ejeie.

Pemerintah London pun memprotes keras Teheran atas penangkapan itu. Dikatakan Menteri Luar Negeri Inggris David Miliband, pembebasan mereka merupakan “prioritas utama” Inggris. Miliband juga membantah Kedubes terlibat dalam demonstrasi di Teheran.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…