Sabtu, 27 Juni 2009 15:47 WIB News Share :

SBY minta maaf soal insiden di Papua

Tegal–Capres SBY menyesali aksi kekerasan yang dilakukan kader Partai Demokrat terhadap wartawan Sinar Harapan, Odeo Data Hermina Julia Vanduk saat meliput kampanye Cawapres Boediono di Papua. SBY pun menyampaikan permintaan maaf.

“Kami sudah mendapat laporan dan menyesali insiden tersebut. Kami minta maaf,” kata Ketua DPP Partai Demokrat, Andi Mallarangeng di sela-sela kampanye SBY di Tegal, Sabtu (27/6).

Menurut dia, tindakan kader PD tersebut bukan tindakan kelembagaan melainkan kader perorangan. Karenanya, pria berkumis tebal ini meminta polisi dapat memproses insiden tersebut sesuai hukum yang berlaku.

“Insiden itu bukan tindakan dari partai. Karena, kami sangat open terhadap wartawan, jurnalis adalah mitra bagi kami,” ujarnya.

“Kami sangat menyesali adanya insiden dari simpatisan Partai Demokrat dan kami telah melaporkan ke polisi untuk segera diambil tindakan kepada yang bersangkutan,” papar Andi.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT. SO GOOD FOOD, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…