Sabtu, 27 Juni 2009 14:37 WIB Internasional Share :

Obama ejek Ahmadinejad

Washington–Hilang sudah kesabaran Presiden AS Barack Obama terhadap Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. Obama kini melontarkan ejekan terhadap pemimpin Iran itu. Padahal sebelumnya Obama memilih bersikap hati-hati mengenai krisis politik di Iran.

Namun kini Obama tak bisa membendung kekesalannya pada Ahmadinejad. Gara-garanya, Ahamadinejad meminta Obama untuk minta maaf karena telah mengkritik respons pemerintah Iran terhadap para pendemo.

Dicetuskan Obama, rezim Iran seharusnya lebih memikirkan jawaban apa yang akan diberikan kepada para demonstran yang ditangkap, disiksa dan dibunuh.

“Kekerasan yang dilakukan terhadap mereka adalah keterlaluan,” cetus Obama. “Kami melihatnya dan kami mengutuknya,” imbuhnya.

“Saya tidak menganggap serius pernyataan Ahmadinejad soal permintaan maaf, apalagi mengingat fakta bahwa AS telah bersikap untuk tidak ikut campur dengan proses pemilihan di Iran,” tegas Obama.

“Saya sarankan Ahmadinejad untuk memikirkan baik-baik tentang kewajibannya pada rakyatnya sendiri,” tutur Obama seperti dilansir kantor berita Reuters , Sabtu (27/6).

“Dan dia mungkin ingin mempertimbangkan untuk melihat keluarga mereka yang telah dipukuli atau ditembak atau ditahan,” tandasnya.

Obama bahkan kini terang-terangan menyatakan dukungannya pada Mirhossein Mousavi, yang dikalahkan Ahmadinejad dalam pilpres Iran 12 Juni lalu. Padahal sebelumnya Obama pernah berujar bahwa antara Ahmadinejad dan Mousavi tak banyak berbeda.

dtc/fid

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…