Jumat, 26 Juni 2009 15:49 WIB News,Ekonomi Share :

Konsumsi telepon seluler di Indonesia bisa tumbuh 6 persen

Jakarta--Konsumsi telepon seluler di Indonesia diprediksi bisa tumbuh mencapai enam persen tahun ini. Pertumbuhan telepon seluler ditandai dengan tingginya penggunaan nomor telepon seluler.

“Saat ini saja ada sekitar 120 juta nomor telepon seluler yang beredar,” kata Direktur Telematika Departemen Perindustrian Ramon Bangun di Jakarta, Jumat (26/6).

Ramon menjelaskan, dari sekitar 120 juta nomor itu, diperkirakan 80 persen merupakan nomor aktif. Sehingga, diprediksi ada sekitar 100 juta handset. Kalau diasumsikan satu orang menggunakan satu telepon seluler selama 2-4 tahun, maka konsumsi telepon seluler sekitar 25 juta per tahunnya.

Melihat tingginya konsumsi telepon seluler, pemerintah mendorong produsen telepon seluler untuk membangun pabrik di Indonesia. “Kalau investor mau menjadikan Indonesia sebagai basis produksi, kami sudah siap,” ujar Ramon.

Faktor pendukungnya, kata dia, Indonesia telah memiliki sejumlah pabrik pendukung. Seperti, pabrik keypad, casing, dan LCD untuk telepon seluler.

Tempointeraktif/fid

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…