Kamis, 25 Juni 2009 13:46 WIB News Share :

Menneg BUMN larang komisaris BUMN jadi tim sukses Capres

Jakarta--Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil melarang keras komisaris BUMN menjadi tim sukses kampanye calon presiden. Kalaupun ada komisaris atau pejabat BUMN yang menjadi tim sukses, maka mereka harus mengundurkan diri dari jabatannya.

“Beberapa yang sudah terlibat (tim sukses) sudah mengundurkan diri, dan saya sudah menyetujui itu,” ujarnya dalam acara peluncuran kampanye Ayo Ke Kantor Pos’ di Kantor Pos Surabaya, Jalan Kebonprojo No.10, Surabaya, Kamis (25/6).

Sofyan menyatakan pihaknya terus mengikuti perkembangan pemeriksaaan yang dilakukan Bawaslu terkait dengan pejabat BUMN yang menjadi tim sukses. Dan sofyan menyerahkan pemeriksaan tersebut sepenuhnya kepada Bawaslu.

“Yang dipermasalahkan Bawaslu kan adalah nama-nama mereka dianggap sebagai tim kampanye capres, kalau untuk tim pendukung itu tergantung Bawaslu apakah melanggar undang-undang atau tidak,” ujarnya.

Sofyan menambahkan jangan sampai jabatan di BUMN disalahgunakan, apalagi dengan menggunakan fasilitas negara. Internal BUMN sendiri, tambah Sofyan, secara kelembagaan adalah netral, baik pegawai, komisaris atau direksi. Masing-masing tidak diperbolehkan memihak salah satu capres.

“Tapi sebagai warga negara mereka berhak mempunyai pilihan kata hati mereka masing-masing,” imbuhnya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PKG 39, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Ada Kabar Hoaks Apa Hari Ini?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (04/01/2018). Esai ini karya Yessita Dewi, penulis cerita pendek dan aktif di Buletin Sastra Pawon. Alamat e-mail penulis adalah yessitadewi@gmail.com. Solopos.com, SOLO—Tung! Tung! Tung! Notifikasi telepon pintar saya berbunyi. Fungsinya sama dengan kentungan,…