Rabu, 24 Juni 2009 14:47 WIB Internasional Share :

Iran tahan 25 wartawan dan staf koran Mousavi

Teheran–Iran menahan 25 wartawan dan staf lain sebuah surat kabar milik kandidat presiden yang kalah Mir Hossein Mousavi, kata salah seorang redakturnya kepada AFP, Rabu.

Penahanan itu dilakukan setelah surat kabar Kalemeh Sabz (Dunia Hijau) ditutup oleh pihak berwenang sehubungan dengan pemilihan presiden yang disengketakan yang menghasilkan Presiden Mahmud Ahmadinejad terpilih kembali.

“Di antara mereka yang ditahan Senin itu adalah lima atau enam karyawan administrasi sementara sisanya adalah wartawan,” kata Alireza Beheshti. “Para petugas yang datang ke surat kabar itu tidak menunjukkan surat perintah penahanan.”

Ia mengatakan lima wanita di antara mereka yang ditahan itu  dibebaskan, Selasa.

Kalemeh Sabz diluncurkan menjelang pemilihan presiden 12 Juni, oleh Mousavi yang mantan perdana menteri pasca revolusi dan menuduh  terjadi kecurangan dalam pemilihan itu.

Sejumlah wartawan dan politisi reformis telah ditahan setelah Ahmadinejad terpilih kembali yang memicu gelombang protes massa dan aksi kekerasan antara para pendukung Mousavi dan pasukan keamanan.

Iran menuduh media asing  memprovokasi protes-protes yang menewaskan paling tidak 17 orang itu dan menahan paling tidak dua wartawan asing yang bekerja di media Amerika Serikat.
Ant/tya

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…