Rabu, 24 Juni 2009 14:55 WIB News Share :

Debat Capres-Cawapres belum tampilkan "adu" ideologi

Jakarta–Pelaksanaan debat calon presiden dan wakil presiden yang telah digelar dalam dua putaran belum menampilkan debat ideologi dari masing-masing kandidat, kata pengamat politik dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Arie Sujito.

“Debat cawapres yang digelar pada Selasa (23/6) malam, sudah lebih baik dibanding sebelumnya, namun masih terlihat standar,” katanya di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, spontanitas kandidat dalam menyampaikan gagasan untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapi rakyat belum terlihat dalam dua debat yang telah digelar.

“Gagasan yang disampaikan saat debat dapat disusun sebelumnya oleh tim kampanye, namun pendapat spontan para calon belum terlihat,” katanya.

Untuk mewujudkan hal itu, kata dia, sangat tergantung pada moderator yang memimpin debat.

Ia mengatakan, moderator harus eksploratif dalam menyampaikan pertanyaan-pertanyaan kepada para kandidat.

“Masih ada tiga putaran debat tersisa, hal itu masih dapat dilakukan,” kata dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM tersebut.

Selain itu, menurut dia, debat capres dan cawapres diharapkan juga membahas masalah terkini yang dihadapi masyarakat.

Masalah terkini masyarakat, kata dia, sulit dijawab dengan slogan para kandidat ini.

“Isu terkini masyarakat bertujuan untuk melihat kepekaan pemimpin dalam menangani suatu masalah,” katanya.

Ant/tya

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTORINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pelayanan Medis Olahraga

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (18/10/2017). Esai ini karya Rumi Iqbal Doewes, dosen di Program Studi Kepelatihan Olahraga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah king.doewes@staff.uns.ac.id. Solopos.com, SOLO–Pencinta sepak bola Indonesia pantas berduka….