Selasa, 23 Juni 2009 17:13 WIB Ekonomi Share :

Sosialisasi aturan perdagangan internasional terbaru dinilai minim

Solo (Espos)–Upaya pemerintah untuk mensosialisasikan berbagai peraturan terbaru tentang perdagangan internasional dinilai masih minim. Kalangan pengusaha di Kota Solo diminta proaktif mencari informasi tentang peraturan tersebut dari berbagai sumber.

Hal tersebut dikemukakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Solo, Hardono seusai acara <I>talk show<I> bertema <I>Koperasi Membangun Kemandirian Ekonomi Bangsa<I> yang diselenggarakan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kota Solo di Graha Waris Sejahtera Solo, Selasa (23/6).

“Saat ini para pengusaha di Kota Solo memang harus proaktif untuk mengakses berbagai informasi dari berbagai sumber tentang perdagangan internasional, misalnya dari Departemen Luar Negeri (Deplu), Departemen Perdagangan (Depdag) maupun Departemen Perindustrian atau lembaga pemerintah lainnya. Dengan langkah itu, pengusaha-pengusaha tersebut diharapkan bisa mengetahui dan menguasai aturan-aturan yang ada bila mereka melakukan perdagangan internasional tersebut.

Diharapkan juga para pengusaha bisa melihat peluang-peluang yang menguntungkannya, ataupun mensiasatinya bila mereka menemukan sejumlah kendala,” ujar Hardono kepada wartawan.

Di samping itu, Hardono menilai kalangan pengusaha juga perlu memperhatikan berbagai aturan dalam perdagangan nasional. Sebab bila dicermati, Hardono menyatakan dalam perdagangan nasional pun saat ini banyak sekali aturan-aturan yang mengikat yang justru muncul karena adanya perjanjian-perjanjian yang dilakukan Indonesia baik secara bilateral maupun multilateral, namun justru dikhawatirkan akan membawa dampak terhadap matinya sektor dunia usaha bila aturan-aturan tersebut tidak diakuasai dengan baik oleh para pengusaha tersebut.
sry

lowongan peekrjaan
PT. Integra Karya Sentosa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…