Senin, 8 Juni 2009 18:03 WIB Issue Share :

Mengeksplorasi tubuh untuk menemukan identitas

Solo (Espos)–Tak sedikit perupa yang mengilustrasikan bagian-bagian tubuh manusia dalam karya mereka. Baik dalam bentuk lukisan, patung, atau karya tiga dimensi. Meski tak diwakili dengan mulut untuk berbicara, tapi terkadang gestur tubuh seseorang bisa membahasakan isi dari pikiran dan perasaan pemiliknya.

Bahkan ada ungkapan, dengan memahami tubuh, berarti kita memahami diri kita sebagai makhluk individu dan makhluk sosial.

Seperti halnya dalam 40 karya berupa lukisan, instalasi, dan patung yang terpampang di Pameran Seni Rupa bertajuk Eskplorasi Tubuh, Senin-Sabtu (8-13/6), di Balai Soedjatmoko, Gramedia Solo.

Karya yang dibuat oleh 19 mahasiswa Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo angkatan 2005 tersebut, turut mempresentasikan bentuk-bentuk ide penciptaan untuk menemukan jati diri melalui obyek anggota badan.

Tengok saja lukisan milik Eko “Plur Karimbi” Yulianto yang berjudul Membersihkan Tubuh (aklirik di atas kanvas). Karya berukuran 150 cm x 100 cm tersebut memuat tubuh yang penuh dengan busa sabun mandi. Dengan senyum lepas, pria yang tidak lain adalah sosok Plur Karimbi sendiri tengah asyik menggosok badannya ketika mandi di bawah pancuran. Yang membuat lukisan itu terkesan ganjil, pada bagian tubuhnya yang mengelupas terlihat rongga bagian dalam sehingga tampak lah kerangka dan tulang-tulang tubuhnya.

Ditemui wartawan, Senin (8/6), Plur Karimbi mengaku ingin menyodorkan pesan moral tentang kaum yang mementingkan penampilan luar namun melupakan kecantikan dalam,  yang diwakili hati dan pikiran.
Lukisan itu juga menyiratkan, bagiamanapun seseorang mencoba dengan sekuat tenaga untuk menyembunyikan perasaan dan pemikirannya, tapi toh bisa terbaca dengan gerak-gerik badannya.

m74

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…