Senin, 8 Juni 2009 18:09 WIB News,pilpres Share :

Mabes Polri pastikan tindak lanjuti dugaan pelanggaran kampanye SBY-Boediono

Jakarta–Mabes Polri memastikan penyidik mereka menindaklanjuti dugaan pelanggaran kampanye oleh SBY-Boediono yang dilaporkan oleh Bawaslu. Tidak ada perbedaan perlakuan dalam ranah hukum antara tiga pasangan kontestan Pilpres 2009.

“Bila ada pelaporan yang ada kaitannya dengan tindak pidana yang dilakukan 3 pasangan calon dan memenuhi unsur berkaitan dengan UU Pilpres, maka penyidik akan tindak lanjuti,” ujar Kadiv Humas Mabes Polrin Irjen Pol Abubakar Nataprawira, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (8/6).

Bawaslu menilai kegiatan Silahturahim Parpol Koalisi SBY-Boediono sebagai tindak pencurian start kampanye. Alasannya kegiatan yang diikuti oleh jajaran pengurus parpol anggota koalisi pada 30 Mei 2009 di Arena PRJ, Kemayoran, Jakarta, itu disiarkan langsung oleh sejumlah televisi dan memaparkan visi misi.

Atas pelaporan tersebut tim pemenangan SBY-Boediono telah menyampaikan klarifikasi kapada Bawaslu. Sesuai namanya, kegiatan tersebut merupakan ajang silahturahim dan konsolidasi internal antar parpol koalisi. Mereka tidak bisa melarang media massa yang meliput kegiatan tersebut.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…