Senin, 8 Juni 2009 17:46 WIB Solo Share :

Kondisi Pasar Windujenar mengkhawatirkan

Solo (Espos)–Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Kota Solo didesak segera merealisasikan tambahan pembangunan sekat di Pasar Windujenar, Kecamatan Banjarsari Solo, menyusul kondisi pasar tersebut sudah mengkhawatirkan.

Desakan itu disampaikan Sekretaris Komisi III DPRD Kota Solo, Supriyanto saat ditemui Espos, Senin (8/6), di ruang kerjanya. Berdasarkan pantauan Espos di Pasar Windujenar pekan lalu, kondisi sekat los yang diperuntukan bagi pedagang kondisinya sudah memprihatinkan. Beberapa sekat dalam kondisi rusak, bahkan ada beberapa sekat yang jebol dan tiang kerangka sekat juga akan yang bekok. Beberapa bocah juga sering menggunakan pasar tersebut sebagai arena bermain sepeda.

Dari penuturan beberapa warga sekitar, kondisi pasar yang memprihatinkan itu sudah lama dan tidak segera mendapatkan respon dari pemerintah.

“DPP Kota Solo segera merealisasikan pekerjaan perbaikan sekat kios untuk pedagang barang antik di Pasar Windujenar. Anggaran pembuatan sekat tambahan di pasar itu sudah dianggarkan di tahun 2009 ini dan inklud dengan alokasi anggaran untuk pembangunan tahap II senilai Rp 2 miliar,” tegasnya.

Pembangunan pasar tahap II itu, menurut Supriyanto yang didampingi oleh anggota Komisi III lainnya, YF Soekasno dinilai lamban, karena hingga bukan Juni ini belum ada tanda-tanda pelaksanaan lelang bakal dilakukan. Di samping itu dari segi keamanan pasar, menurut Supri, mestinya DPP sudah menunjuk lurah pasar sebagai penanggungjawab atas keamanan dan pemeliharaan pasar.

trh

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…