Senin, 8 Juni 2009 06:44 WIB News Share :

JK
Jangan pilih presiden berdasar suku

Jakarta--Calon Presiden Jusuf Kalla mengatakan jangan ada lagi pendapat di masyarakat Indonesia bahwa presiden harus berasal dari suku tertentu. “Kami (JK-Wiranto) merupakan pasangan nusantara, cara berfikir nusantara. Kalau kita berhasil (jadi presiden-wapres, red) akan hilangkan stigma-stigma (anggapan atau pendapat, red) yang ada itu ,” kata Jusuf Kalla saat mengunjungi dan berdialog dengan warga Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) di kantor pusat PGI Jakarta, Senin (8/6).

Dalam pertemuan tersebut capres Jusuf Kalla juga didampingi cawapres Wiranto. Sebelum berdialog PGI menyampaikan beberapa masukan kepada JK-Wiranto jika berhasil menjadi presiden-wapres .

Lebih lanjut Kalla menjelaskan selama ini ada stigma di masyarakat bahwa presiden harus berasal dari suku Jawa. Padahal tambahnya sejak Sumpah Pemuda maka bangsa Indonesia sudah memproklamasikan diri sebagai Satu Nusa Satu Bangsa dan Satu Bahasa.

“Kita tak bisa lagi berfikir berdasarkan stigma-stigma,” kata Kalla.

Karena itu, tambahnya, masyarakat harus disadarkan bahwa memilih presiden adalah berdasarkan kemampuan dan bukannya atas faktor  kesukuan.

“Presiden Indonesia itu dipilih berdasarkan kemampuan bukan berdasarkan daerah kelahiran,” kata Kalla yang disambut tepuk tangan meriah.

Pertemuan pasangan capres JK-Wiranto dengan kelurga besar PGI berlangsung selama 2,5 jam. Selama pertemuan dilakukan dialog yang berlangsung secara akrab dan kekeluargaan.

Sebelumnya juga disampaikan beberapa masukan kepada pasangan capres JK-Wiranto yang ditandatangani oleh Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) dan Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI).

ant/fid

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…