Senin, 8 Juni 2009 17:23 WIB Klaten Share :

DPRD teken persetujuan utang Rp 32 M

Klaten (Espos)–DPRD Klaten akhirnya menyetujui secara resmi ajuan utang senilai Rp 32 miliar untuk menutup defisit APBD 2009. Persetujuan tersebut disampaikan secara aklamasi dalam rapat paripurna persetujuan utang yang digelar di ruang sidang DPRD Klaten, Senin (8/6).

Persetujuan aklamasi dari anggota DPRD itu diperoleh setelah Panitia Anggaran (Panggar) DPRD sepakat dengan penjelasan yang disampaikan eksekutif
pada akhir pekan lalu. Wakil Ketua Panggar Anang Widayaka mengatakan, penjelasan cukup detail dari eksekutif terkait sejumlah proyek yang
rencananya dibiayai dari ajuan utang itu telah diterima.

“Tetapi ada sejumlah catatan yang harus dipedomani oleh Pemkab,” jelasnya seusai sidang paripurna kepada wartawan.

Pedoman tersebut, beber Anang diantaranya adalah mengenai ketaatan eksekutif terhadap aturan. Selain itu, mekanisme pengurusan ajuan utang harus
dilakukan sesuai ketentuan yang ada.

Panggar juga meminta agar Pemkab memperhatikan soal alokasi waktu. Bagaimanapun proyek-proyek yang rencananya dibiayai oleh utang itu, pengadaannya menggunakan mekanisme lelang. Padahal proses lelang memakan waktu sekitar 40 hari.

“Diverifikasi lebih lanjut terkait alokasi waktunya,” saran Anang.

Catatan ketiga, lanjutnya, Pemkab harus memiliki rencana alternatif untuk pembiayaan proyek-proyek tersebut. Rencana alternatif diperlukan untuk
berjaga-jaga seandainya ajuan utang tidak disetujui oleh pemerintah pusat.

haa

lowongan pekerjaan
BPR BINSANI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…