Senin, 8 Juni 2009 06:36 WIB News,Feature Share :

DPR
Ambalat harus dipertahankan

Jakarta–Sejumlah anggota Komisi I DPR menegaskan keberadaan Blok Ambalat di Laut Sulawesi, harus dipertahankan sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Perlu ada segera ada keputusan yang final…ini bukan masalah adanya wilayah yang tumpang tindih. Tetapi adanya klaim terhadap satu wilayah kedaulatan,” kata anggota Komisi I DPR, RK Sembiring di Jakarta, Senin (8/6).

Dalam Rapat Kerja dengan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dan Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso, ia mengatakan, Malaysia bukanlah negara kepulauan yang bisa seenaknya menarik garis batas di wilayah perbatasan lautnya dengan Indonesia.

“Selama masalah Ambalat tidak diselesaikan secara final, maka klaim oleh Malaysia akan terus terjadi,” katanya.

Hal senada juga dilontarkan anggota Komisi I  Hajriyanto Thohari yang mengatakan, krisis di Ambalat tidak bisa dianggap enteng meski kondisinya berbeda dengan kasus Sipadan-Ligitan.

“Bagaimana pun ini menyangkut kedaulatan, Jadi, tidak hanya dihadapi dengan jargon dan slogan atau pernyataan heroik. Tetapi perlu langkah lebih nyata. Dan apakah ini memang sudah saatnya kita harus berperang dengan Malaysia…Ini harus segera diputuskan,” ujarnya.

Ungkapan yang sama juga dilontarkan Yuslin Nasution yang mengatakan, perlu ada langkah tegas untuk setiap pelanggaran yang dilakukan jika ada pelanggaran wilayah RI.

“Kalau perlu kasih tembakan langsung, meski bukan berarti perang,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi I dari Fraksi PAN Djoko Susilo meminta agar masalah Blok Ambalat menjadi kajian bagi semua pihak untuk menangani masalah perbatasan RI dengan sejumlah negara dengan lebih komprehensif.

“Selama ini kan, masing-masing wilayah perbatasan ditangani oleh instansi yang berbeda-beda ada Departemen Luar Negeri, Departemen Dalam Negeri dan ESDM dan lainnya. Ada baiknya, ada satu kata dan satu vsi dalam penangangan masalah perbatasan ini,” ujarnya.

Dalam rapat dengar pendapat itu, hadir pula Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Subandrio.

ant/fid

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…